Digrebek Aparat, 19 WNA Cina Ditangkap di Call Center Judi Online di Malaysia

Digrebek Aparat, 19 WNA Cina Ditangkap di Call Center Judi Online di Malaysia

Digrebek Aparat, 19 WNA Cina Ditangkap di Call Center Judi Online di Malaysia – Situs judi online sudah banyak merambah publik dan beberapa negara di dunia sudah mulai melegalkan permainan judi online tersebut. Berbeda dengan negara lain tersebut, Malaysia masih belum memiliki regulasi yang jelas mengenai perjudian online sehingga banyak sekali situs judi online ilegal yang memanfaatkan kesempatan ini dan sudah ada banyak sindikat yang tertangkap.
– Call Center Judi Online Ilegal Berbasis di Cina
Publik dikejutkan kembali dengan ditemukannya basis situs judi online ilegal Cina di Malaysia. Hal ini bukan hal baru lagi karena memang banyak situs judi online ilegal yang memilih Malaysia sebagai tempatnya untuk beroperasi, khususnya situs judi online dari Cina.

Penemuan mengejutkan kali ini datang dari kompleks perumahan mewah yang terletak di kawasan Jalan Danau Saujana dan Jalan Tun Razak. Dari penangkapan ini, ditemukan sebanyak 18 pria dan satu wanita yang berumur antara 21 hingga 33 tahun yang berkewarganegaraan Cina. Para warga Cina tersebut bekerja sebagai agen call center dari situs judi online ilegal yang berbasis di Cina.

Para tersangka tersebut bekerja dengan sistem shift dari jam 8 pagi hingga 8 malam. Tugas mereka di sini adalah untuk mengirimkan pesan sebagai media promosi kepada nomor acak calon anggota situs judi online yang berasal dari Cina dan juga dari Malaysia. Mereka kemudian juga bertugas untuk mengirimkan pesan kepada para anggota aktif situs judi online ilegal tersebut melalui berbagai media sosial, termasuk QQChat, WhatsApp, dan juga WeChat.

Sekitar 15 laptop, 14 mouse, tiga modem, 3 routers, dan 49 handphone disita dari penangkapan tersebut. Dari penangkapan yang dilakukan oleh polisi tersebut juga ditemukan bahwa mereka sudah bekerja selama tiga bulan dan mereka dibawa ke Malaysia oleh bos mereka melalui kunjungan perjalanan. Dari pekerjaannya tersebut, mereka mendapatkan gaji sekitar RM1,500 hingga $5,000 per bulan.

– Hukuman Judi Online Ilegal di Malaysia
Berjudi online di Malaysia termasuk ke dalam perbuatan yang melanggar hukum. Meskipun begitu, hukum yang mengatur tentang perjudian ini tidak begitu ketat jika dibandingkan dengan hukum perjudian yang berlaku di negara lain. Untuk kasus di atas, hukuman bagi para pelakunya hanyalah penahanan selama 14 hari hingga proses penyidikan selesai dilakukan dan penyidikan tersebut dilakukan dengan payung hukum pasal 4 (1) (g) Common House Act 1953.

Kurang tegasnya hukum yang mengatur tentang perjudian online di Malaysia membuat situs judi online ilegal banyak berbasis di Malaysia dan call center dari situs judi ilegal tersebut adalah contohnya. Kejadian yang serupa juga pernah terjadi sebelumnya dan banyak situs judi online ilegal tersebut yang menarget pasar judi bola Malaysia dan Cina.